Turki Sukses Uji Tembak Rudal Bozdogan Buatan Sendiri

Rudal udara-ke-udara jarak visual (within visual range air-to-air missile – WVRAAM) terbaru buatan Turki Bozdoğan berhasil mengenai sasaran setelah ditembakkan dari pesawat tempur F-16 untuk pertama kalinya.

“Rudal udara-ke-udara kami, Bozdoğan, yang dikembangkan oleh teknisi dan insinyur muda kami di proyek Göktuğ, mengenai sasaran pada tembakan pertama,” katanya Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan hari Rabu (14/04) berterima kasih kepada para pengembang rudal.

Ia juga membagikan video melalui akun medsosnya, yang menunjukkan tembakan pertama dari rudal Bozdoğan.
Selama pengujian tersebut, Bozdoğan mengenai sasaran berupa wahana udara tak berawak (UAV), Şimşek, milik Turkish Aerospace Industries (TAI) dengan akurasi yang baik.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan pertahanan dan penerbangan Turki membuat pencapaian yang signifikan dalam hal penelitian dan pengembangan, serta produksi dan ekspor.

Bozdoğan menyelesaikan guided launch pad test firing pada November 2019 dan akan masuk ke dalam inventaris Angkatan Bersenjata Turki (TSK) setelah menyelesaikan uji peluncuran udara dan diintegrasikan ke dalam pesawat militer.

Selain Bozdoğan, juga tengah dikembangkan didalam negeri beyond visual range air-to-air missile (BVRAAM) Gökdoğan. Bozdoğan dan Gökdoğan dikembangkan di bawah proyek Göktüğ yang dijalankan oleh Institut Penelitian dan Pengembangan Industri Pertahanan (SAGE) yang merupakan bagian Dewan Penelitian Sains dan Teknologi Turki (TÜBITAK).

Pekerjaan SAGE pada rudal udara-ke-udara dimulai pada tahun 2013. SAGE mengembangkan Gökdoğan sebagai rudal jarak pendek, dengan kemampuan manuver tinggi, seeker infra merah, dan Bozdoğan sebagai rudal seeker radar aktif jarak jauh.

Baca Juga:  Malaysia Upgrade Sistem Komunikasi Kapal Frigat

Setelah diperkenalkan di Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF) pada Mei 2017, kedua rudal tersebut menjalani peluncuran balistik dari darat. Tes ini untuk mengukur kinerja mesin roket, tanpa pemandu dan kemampuan untuk menghancurkan sasaran. Pengujian berhasil diselesaikan di provinsi Laut Hitam Sinop di Turki utara.

Kedua rudal tersebut dilengkapi dengan teknologi bahan bakar padat high thrust-low smoke, sistem start dan pengapian mesin roket full elektronik yang aman dengan tingkat keandalan dan keselamatan yang tinggi, serta continuous fuse untuk keamanan dan keandalan yang tinggi.

Rudal Gökdoğan pada Januari tahun lalu berhasil menyelesaikan pengujian.

Sumber: FP TSM Angga

Channel Militermeter

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan