Vietnam Incar Pesawat T-6 Texan II Untuk Kurikulum Baru Pelatihan Pilot Tempur

Negeri Paman Ho, Vietnam, benar-benar serius menggarap dan menyiapkan kurikulum baru untuk pendidikan Pilot tempur. Jika sebelumnya, AU Vietnam telah mengakuisisi dua pesawat latih supersonik yang berbeda platform. Saat ini mereka juga menyiapkan pesawat dasar bermesin propeller.

Selama ini AU Vietnam menggunakan Pesawat latih propeller Yak-52 buatan Rusia. Kabar terbaru dari VietDefense, AU Vietnam akan menerima 3 pesawat baru sejenis buatan Amerika Serikat yaitu T-6 Texan II pada 2023.

Sejumlah instruktur juga sudah berlatih bersama AU AS selain latihan teknik juga pengenalan dasar logistik, dan suku cadang yang diperlukan untuk memelihara pesawat ini.

Perlu dicatat bahwa VPADAF mengirim dua pilot C-295 untuk berlatih di Amerika Serikat pada tahun 2019. Mereka menerbangkan T-6 saat menjalani Program Kepemimpinan Penerbangan USAF di Pangkalan Angkatan Udara Columbus.

Pesawat T-6 Texan II kemungkinan besar akan digunakan untuk melatih kadet perwira angkatan udara yang diharapkan menerbangkan pesawat angkut barat VPADAF seperti Casa- 295 & CASA-212.

Menurut VietDefense, nantinya para taruna AU Vietnam diharapkan untuk:

1) Terbangkan Yak-52 terlebih dahulu, lanjutkan ke T-6, lalu pindah ke pesawat latih jet supersonik lainnya

atau

2) Mulai pelatihan penerbangan dasar pada T-6 atau Yak-52, pindah ke L-39C atau L-39NG, dari sana naik ke pesawat Su-22 dan Su-27/30. Mereka yang menerbangkan T-6 pindah ke Casa-295. Pelatih Yak-130 baru akan melatih pilot dalam persiapan untuk akuisisi pesawat di masa depan (diperkirakan Su-35).

Baca Juga:  Israel Bentuk Pasukan Tank Tempur Perempuan

Apa yang dilakuin Vietnam ini memang strategis. Di masa mendatang, area perang di kawasan Asia Tenggara ini adalah di Lautan China Selatan bukan di darat. Saat itu terjadi, kemampuan pilot dan teknis pesawat tempur akan menjadi penentu siapa pemenangnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan